Kerajinan Perak Kotagede

Image 1

Bagi anda pecinta perhiasan perak tentu sudah tidak asing lagi dengan Kerajinan Perak Kotagede. Kerajinan Perak di Kotagede ini merupakan salah satu daerah penghasil perak yang terbesar di Indonesia. Selain karena memang telah menghasilkan karya perhiasan perak selama berpuluh-puluh tahun lamanya, Kotagede juga selalu menghasilkan kerajinan perhiasan perak yang sangat berkualitas. Bahkan hasil karya perhiasan perak yang mereka ciptakan telah menembus pasar internasional. Hal ini tentu sangat membanggakan bagi kita selaku warga Indonesia bukan?

Meski di daerah ini tidak ada tambang perak sama sekali namun di daerah Kotagede ini mampu menjadi daerah yang selalu identik dengan logam mulia perak. Kualitas seni perak yang disuguhkan oleh para pengrajin memang sudah tidak perlu kita ragukan lagi. Bahkan harga per gram perak yang tidak seberapa jika disulap oleh tangan-tangan kreatif para pengrajin di Kotagede ini mampu menjadi karya dengan nilai seni yang sangat tinggi. Karena alasan inilah Kerajinan Perak di Kotagede menjadi salah satu hal yang membuat Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi semakin istimewa.

Sejarah Desa Pengrajin Perak Kotagede

Sejarah dari adanya desa pengrajin perak Kotagede ini sebenarnya berawal ketika masih pada jaman Mataram. Namun kerajinan perak ini semakin berkembang dengan pesat ketika Verenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) dari Belanda yang masuk ke area Kotagede ini pada sekitar abad 16 silam yang kemudian sangat sering memesan peralatan rumah tangga yang terbuat dari bahan emas, perak dan juga tembaga. Hingga akhirnya lama kelamaan warga pun berkreasi dan semakin mengembangkan kerajinan tersebut. Dan pada akhirnya kerajinan dari logam-logam mulia ini menjadi usaha yang turun temurun dari para tetua di Kotagede dan telah berhasil dilestarikan hingga pada saat ini.

Keunggulan Perak Dari Kotagede

Perak yang dihasilkan dari Kotagede ini memiliki berbagai macam keunggulan. Keunggulan yang pertama yaitu karena perak yang dihasilkan oleh Kerajinan Perak Kotagede ini memiliki kualitas yang tidak usah anda ragukan lagi. Hal tersebut karena perak yang digunakan oleh masyarakat di Otagede ini menggunakan 2 macam jenis bahan baku perak yakni Gilapan atau lembaran-lembaran perak dan juga bahan Trap/Filigran yang berbentuk benang-benang perak. Bahan baku tersebut tidak menggunakan 100% perak namun diberi campuran tembaga sebanyak 7.5%. Hal tersebut dikarenakan jika menggunakan perak 100% maka kerajinan perak akan lembek dan kurang kuat.

Selain itu perak yang dihasilkan di Kotagede ini memiliki nilai seni yang tinggi. Hal itu berasal dari keterampilan dan ketelatenan dari para pengrajin yang menggarap berbagai produk perak dengan sangat halus dan hati-hati. Hal tersebut akan membuat kerajinan perak dari Kotagede ini menjadi sangat berkualitas dan semakin tahan lama sehingga dapat dipakai dalam jangka waktu yang lama dan bahkan bisa diturunkan ke anak dan cucu. Keunggulan berikutnya yaitu para pengrajin di Kotagede tidak hanya membuat perhiasan seperti gelang, kalung, cincin dan anting saja. Namun juga menghasilkan berbagai macam kerajinan seperti hiasan, dekorasi dan miniatur berbagai macam barang.

Daerah wisata Kerajinan Perak Kotagede ini memang sangat layak untuk dikunjungi dan memang telah menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan yang bisa mengunjungi toko-toko kerajinan perak dari mulai toko besar seperti Tom Silver, HS Silver hingga toko-toko kecil di sekitarnya. Namun sayangnya akses untuk bisa menjangkau ke daerah pengrajin perak tersebut masih agak sulit untuk dicapai menggunakan angkutan umum. Jadi daripada anda bingung mencari kendaraan umum lebih baik anda sewa motor Jogja agar perjalanan wisata anda ke daerah pengrajin perak ini menjadi semakin menyenangkan.

 

Pasar Seni Gabusan

Image 1

Jika anda merupakan salah satu penyuka kerajinan tangan tentu anda akan sangat senang berkunjung ke Pasar Seni Gabusan. Karena di pasar seni Gabusan ini anda akan menemukan berbagai macam kerajinan tangan yang dihasilkan oleh masyarakat sekitar yang sangat beragam jenisnya. Pasar seni Gabusan ini sendiri merupakan sebuah pasar yang telah dijadikan sebagai pusat jual beli kerajinan tangan dari seluruh masyarakat Bantul. Meskipun pasar ini adalah sentra penjualan kerajinan tangan namun tetap saja di pasar ini anda juga akan dapat menemukan fasilitas-fasilitas lain seperti misalnya tempat jajan, warung makan hingga toko kebutuhan sehari-hari.

Sejarah Pasar Seni Gabusan

Pasar ini dirancang dan dibangun oleh pemerintah dengan tujuan untuk membuka akses seluas-luasnya bagi para pengrajin untuk bisa menembus ke pasar internasional. Ha tersebut karena pasar ini juga sering menjadi tujuan wisata para wisatawan yang tidak hanya berasal dari daerah lokal namun juga wisatawan yang berasal dari luar negeri. Karena alasan itulah sarana pasar Seni dan kerajinan Gabusan ini memang dibangun agar kerajinan dari masyarakat semakin berkembang sehingga perekonomian rakyat sekitar pun juga otomatis akan semakin meningkat.

Pasar ini juga dibangun dengan melibatkan sejumlah arsitek yang masing-masing menyumbangkan ide dan desainnya untuk membuat pasar ini menjadi bangunan yang menarik dengan taraf internasional. Meski dari beberapa arsitek yang merancang bangunan pasar ini terdapat arsitek mancanegara namun tetap saja bangunan pasar ini menonjolkan arsitektur lokal. Dalam Pasar Seni Gabusan ini terdapat sekitar 444 pengrajin yang terbagi menjadi kurang lebih 16 los. Dan di waktu mendatang tengah direncanakan secara bertahap bahwa pasar ini akan bisa menampung sekitar 8015 unit kerajinan yang berasal dari seluruh Bantul.

Kerajinan yang Dipamerkan di Pasar Seni Gabusan

Di Pasar Seni Gabusan Jogja ini anda akan menemukan berbagai macam kerajinan tangan dengan kualitas yang sudah tidak usah diragukan lagi. Karena tentunya memang seperti yang anda tahu sendiri bahwa seluruh produk yang dihasilkan oleh masyarakat setempat memang memiliki kualitas yang tinggi. Terdapat banyak sekali jenis barang yang dijual di pasar seni Gabusan ini. Seperti misalnya tas, sepatu, sandal, ikat pinggang, aneka pakaian batik, pernak-pernik, kerajinan wayang dan miniatur dari berbagai macam barang.

Jika anda datang berkunjung ke Pasar Seni Gabusan Yogyakarta ini anda tidak perlu khawatir mencari los yang menjual produk yang anda inginkan. Karena pasar ini sangat luas yakni dibangun diatas tanah seluas 4,5 hektar membuat banyak orang sering kebingungan saat mencari los yang menjual barang yang dicari. Namun untungnya pasar ini telah dilengkapi dengan pusat informasi yang akan membantu anda dalam mendapatkan informasi mengenai lokasi los yang anda cari. Bahkan yang lebih menggembirakan adalah pasar ini juga telah menyediakan akses internet gratis bagi masyarakat umum yang berkunjung ke pasar ini.

Tips Berjalan-jalan di Pasar Seni Gabusan

Jika anda tengah berwisata di kota Jogja dan ingin membeli berbagai macam barang untuk dijadikan oleh-oleh. Sebaiknya anda datang saja langsung ke lokasi Pasar Seni Gabusan ini yang mana tepatnya sekitar 10 kilometer ke arah selatan pusat kota Jogja. Jika anda bingung dengan angkutan bus setempat maka lebih baik anda mengendarai sepeda motor karena dengan sepeda motor perjalanan anda akan lebih mudah dan lebih menyenangkan. Namun jika anda tidak memiliki kendaraan bermotor tersebut maka anda bisa sewa motor Jogja yang menyajikan berbagai fasilitas motor sesuai dengan kebutuhan anda.

 

Menghabiskan Liburan Dengan Berkunjung Ke Sentra Kerajinan Gerabah Kasongan

Image 1

Jika anda sedang berkunjung ke kota Jogja tentunya anda harus mampir ke Pusat Kerajinan Gerabah Kasongan. Kasongan ini adalah salah satu kota di Jogja yang menjadi penghasil kerajinan gerabah yang terbesar di Jogja. Bahkan Kasongan ini telah menjadi salah satu ikon kota Jogja yang tidak bisa tergantikan. Kawasan daerah penghasil kerajinan gerabah yang satu ini bahkan telah merambah pasar internasional dengan produk-produk gerabahnya yang berkualitas tinggi. Lalu seperti apa produk-produk buatan masyarakat Kasongan ini dan seperti apa sejarahnya hingga Kasongan menjadi sentra gerabah terbesar seperti sekarang ini?

Sejarah Sentra Gerabah Kasongan

Sejarah dari sentra gerabah Kasongan ini sendiri berawal ketika pada tahun 1971 terdapat seorang seniman besar yang berasal dari kota Jogja yakni Sapto Hudoyo yang datang ke desa tersebut dan membina masyarakat disana yang mana dulunya mayoritas dari masyarakat Kasongan bermata pencaharian sebagai pekerja serabutan. Makin hari berkat binaan dari Sapto Hudoyo lama kelamaan semakin banyak masyarakat yang mengembangkan seni olah gerabah tersebut. Sehingga dari yang tadinya gerabah yang tidak begitu bernilai kini menjelma menjadi sebuah seni dengan nilai ekonomi yang tinggi.

Produk-Produk Gerabah Kasongan

Hingga kini, masyarakat Kasongan masih memproduksi dan bahkan makin mengembangkan seni gerabah hingga menjadi semakin bernilai dan menjadi daya tarik tersendiri dari desa Kasongan. Banyak sekali produk yang sangat menarik yang dibuat oleh masyarakat Kasongan. Di pusat kerajinan Gerabah Kasongan ini anda akan menemukan berbagai macam jenis produk dari gerabah yang sangat cantik dan menarik seperti guci yang dibuat dengan berbagai macam motif, pot dengan berbagai macam ukuran dan berbagai macam hiasan, patung-patung kecil, pigura, topeng dan bahkan berbagai macam perabotan dari bambu.

Keindahan dari berbagai macam produk yang dihasilkan dari Kerajinan Gerabah Kasongan ini adalah berkat keuletan yang dilakukan oleh para pekerja seni yang memang semakin mengkreasikan produk-produknya dengan sangat kreatif. Contohnya saja dari produk-produk gerabah yang dulunya hanya dibuat dengan warna yang natural kini dibuat dengan seunik mungkin dengan teknik pengecatan yang sangat inovatif. Menggunakan cat sebagai media untuk sentuhan terakhir membuat produk gerabah ini tidak hanya indah namun juga semakin awet. Tidak heran jika para wisatawan asing pun sangat tertarik untuk memiliki berbagai macam produk gerabah tersebut.

Lokasi Sentra Gerabah Kasongan

Sentra Gerabah Kasongan Jogja ini namanya telah semakin melambung tidak saja di pulau Jawa namun juga telah merambah di seluruh nusantara sebagai penghasil souvenir yang memiliki nilai seni yang tinggi. Produk-produk dari Kasongan ini telah dipasarkan hingga ke pasar internasional. Hal ini tentulah sangat membanggakan dan menjadi nilai plus bagi kota Jogja bahkan bagi Indonesia sendiri. Dan jika anda ingin berkunjung ke Kasongan ini anda tinggal datang langsung saja ke daerah Bantul. Tepatnya sekitar kawasan Jalan Bantul kilometer 6.5, daerah Pedukuhan, Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kaishan, Bantul, Yogyakarta.

Di kawasan tersebut anda bisa berjalan-jalan menikmati indahnya pemandangan produk-produk gerabah yang berjejer rapi di sepanjang jalan yang akan membuat mata anda semakin dimanja. Selain dengan membeli produk gerabah tersebut anda juga bisa melihat secara langsung proses pembuatan produk gerabah itu sendiri di beberapa lokasi yang menyediakannya. Namun jika anda berjalan-jalan di kawasan ini anda memerlukan sebuah armada yang simpel dan efektif seperti misalnya sepeda motor. Oleh karena itu jika anda ingin berjalan-jalan ke kawasan Kasongan ini lebih baik anda menyewa motor di Sewa Motor Jogja agar perjalanan atau kunjungan anda ke Kerajinan Gerabah Kasongan ini semakin menyenangkan dan tidak melelahkan.

 

Pasar Klithikan Pakuncen

Image 1

Pasar Klithikan Pakuncen merupakan salah satu spot wisata unik di kota Yogyakarta. Kota Yogyakarta memang menyimpan segudang keunikan yang mungkin saja tidak bisa kita temukan di kota lain. Seperti misalnya pasar yang satu ini. Pasar Klithikan merupakan sebuah pasar yang digunakan masyarakat untuk bertransaksi jual beli. Jadi di pasar ini anda tidak hanya bisa berbelanja dan membeli barang yang dijajakan oleh para pedagang. Namun anda juga bisa menjual barang bekas yang anda punya ke para pedagang di pasar Klithikan tersebut. Untuk mengenal lebih dalam tentang pasar Klithikan ini anda bisa menyimak artikel berikut hingga selesai.

Harga Barang yang Ditawarkan Sangatlah Miring

Hal pertama yang harus anda tahu tentang Pasar Klithikan Pakuncen Jogja ini adalah bahwa baranng-barang yang dijual di pasar ini ditawarkan dengan harga yang sangat miring. Bahkan bisa dibilang kebanyakan barang yang dijual disini harganya dibawah rata-rata harga pasaran dan bahkan pula banyak barang yang dijual separo harga. Oleh karena harga yang murah inilah banyak orang yang lebih memilih untuk berbelanja di pasar Klithikan dibandingkan dengan berbelanja di pasar yang lain karena setiap barang dijual dengan harga yang sangat miring.

Barang Apapun Ada

Dan hal berikutnya yang harus anda tahu tentang Pasar Klithikan Pakuncen ini adalah bahwa di pasar ini barang apapun ada dan bisa anda beli. Kebanyakan yang dijual di pasar ini adalah barang bekas. Dari mulai handphone, sepatu, tas, jam tangan, keris, mainan hingga uang-uang kuno. Terlebih jika anda sedang mencari barang-barang yang unik maka anda bisa datang langsung saka ke pasar yang satu ini, Tidak usah mempertimbangkan tentang harga karena di pasar ini dijamin semua barang akan dijual dengan murah meriah. Keberagaman dari barang-barang yang dijual inilah yang juga menjadi daya tarik masyarakat untuk berjual beli di pasar yang satu ini.

Sering Disebut Sebagai Pasar Maling

Hal berikutnya yang harus anda tahu dari Pasar Klithikan Pakuncen Mangkubumi ini adalah bahwa pasar yang satu ini juga sering disebut sebagai pasar maling yang mana maling dalam bahasa Jawa artinya adalah pencuri. Konotasi yang sangat buruk untuk sebuah tempat transaksi jual beli bukan? Konotasi tersebut berasal dari murahnya harga-harga yang ditawarkan oleh para pedagang. Banyak orang yang menyebutkan bahwa harga-harga murah di pasar ini adalah karena barang-barang yang dijual adalah barang-barang curian. Namun hal tersebut masih merupakan perbincangan masyarakat saja yang belum diketahui kebenarannya.

Meski pasar Klithikan Jogja ini memiliki konotasi yang sangat buruk namun tetap saja masih banyak pelanggan yang datang berkunjung untuk melakukan jual beli di pasar ini. Bahkan banyak pula orang yang memiliki kepercayaan bahwa jika anda berbelanja barang curian di pasar ini maka anda akan mendapatkan karma yang berupa barang anda juga akan dicuri oleh orang. Banyak orang yang memang mendapatkan karma ini namun banyak juga yang tidak terbukti mendapatkan karma ini. Yang pasti pasar ini tetap saja ramai dengan hiruk pikuknya transaksi jual beli diantara penjual dan pembeli.

Jam Buka Pasar Klithikan

Pasar Klithikan Pakuncen ini buka dari pagi hari hingga malam hari. Terkadang para penjual disini tidak dibatasi jam dalam menjajakan barang dagangannya. Ada penjual yang lebih memilih untuk tutup pada sore hari namun masih banyak juga pedagang yang tetap setia melayani pelanggan meski hari sudah larut malam. Jika anda berjalan-jalan di sekitaran pasar Klithikan inipun anda juga masih akan dimanjakan dengan banyaknya penjaja yang menawarkan barangnya dengan harga miring. Namun jalanan yang panjang tentunya akan membuat anda merasa lelah. Oleh karena itu anda sebaiknya menyewa motor Jogja agar perjalanan anda lebih menyenangkan dan tidak melelahkan.

 

Ambarukmo Plaza, Mal Dengan Perpaduan Arsitektur Jawa Klasik Dan Desain Interior Modern

Image 1

Pada tahun 2006 lalu telah dibuka Ambarukmo Plaza yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan keluarga yang dibangun di Jalan Laksda Adisucipto, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Pusat perbelanjaan atau yang lebih sering kita sebut dengan Mal ini dibangun diatas tanah seluas 120.000 meter persegi oleh pengembang PT Putera Mataram Mitra Sejahtera. Sejak pertama kali dibangun, Mal Ambarukmo ini menjadi mal yang tidak pernah sepi dari pengunjung. Mal ini termasuk salah satu mal terbesar yang sering menjadi tujuan wisata baik dari para wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Konsep Unik Dari Plaza Ambarukmo

Terlebih lagi dengan adanya konsep unik yang menghiasi mal yang satu ini. Hingga banyak orang yang tertarik untuk menyegarkan mata dengan berjalan-jalan di Mal yang menggunakan konsep arsitektur Jawa Klasik namun juga menggunakan desain interior modern nan mewah. Anda tentu bisa membayangkan sendiri keunikan dari arsitektur Mal Plaza Ambarukmo ini bukan. Arsitektur Jawa Klasik itu sendiri sudah merupakan arsitektur yang termasuk berat karena tentunya menggunakan berbagai macam aksen yang akan menonjolkan kesan klasik dan tidak lupa aksen-aksen untuk menonjolkan kesan mewah dari bangunan mal tersebut.

Konsep yang unik tersebut membuat para pengunjung dan juga para wisatawan tidak ada bosannya untuk berjalan-jalan menikmati keindahan setiap sudut dari Plaza Ambarukmo ini. Terlebih lagi karena mal yang satu ini menyuguhkan jumlah lantai yang termasuk banyak yakni 7 lantai yang mana terbagi menjadi 230 toko atau tenant yang tersebar di seluruh sudut mal yang menyajikan banyak barang-barang dan juga hal lainnya yang dibutuhkan oleh para pengunjung. Selain 230 toko atau tenant tersebut masih ada juga lebih dari 50 stand yang juga ikut meramaikan suasana toko Plaza Ambarukmo tersebut.

Penyewa Utama Ambarukmo Plaza

Diantara 230 toko atau tenant dan juga 50 stand yang tersebar di ke tujuh lantai Ambarukmo Plaza ini terdapat beberapa yang menjadi penyewa utama. Penyewa utama tersebut antara lain adalah Carrefour yang merupakan salah satu supermarket besar di indonesia, ada juga Centro Life Style Department Store, ada juga ACE Hardware, dan informa. Selain itu ada juga toko buku terbesar yakni Gramedia, pusatnya permainan dan game yakni Timezone, Tamansari Food Court yang menyajikan berbagai macam hidangan dan sajian yang sangat beragam. Dan tidak lupa yang terakhir yakni bioskop yang ternama di Indonesia Cinema XXI & The Premiere.

Selain beberapa penyewa utama yang disebutkan diatas, diantara 230 tenant dan 50 stand di Amplaz tersebut juga menjadi penyedia seluruh kebutuhan keluarga. Mulai dari Butik, Salon, tempat bermain anak, Restoran, Cafe dan masih banyak lagi lainnya. Seperti misalnya terdapat banyak sekali toko-toko terkenal semacam Bread Talk, J.CO Donuts & coffee, Giordano, Pizza Hut dan Starbucks Coffee yang terdapat pada Ground Floor. Selain itu ada juga Contempo, Levi’s, Natasha Skin Carem Number 61, Crocs, Logo, Timezone yang terdapat di lantai pertama.

Di Ambarukmo Plaza atau yang lebih familiar dengan nama singkatan Amplaz ini anda jangan khawatir tidak mendapatkan tempat parkir karena di Mal ini telah disediakan tempat parkir yang sangat luas yang mampu menampung kurang lebih 1.000 unit mobil dan juga kurang lebih 1.400 unit sepeda motor. Dengan parkir yang luas ini akan membuat anda semakin nyaman saat memarkir kendaraan anda saat anda berjalan-jalan berkeliling di sekitar Amplaz. Bagi anda yang tidak membawa atau tidak memiliki kendaraan sendiri anda bisa menyewa Jasa Sewa Motor Jogja agar anda tidak lelah saat berjalan-jalan dan menikmati suasana kota Jogja.

Daya Tarik Mal Malioboro Yogyakarta

Image 1

Mal Malioboro merupakan salah satu mall terbesar di Jogjakarta. Yang mana mal ini menjadi mal pertama yang berdiri di tengah kota budaya Yogyakarta. Semenjak didirikan pada tahun 1993, mal ini tidak pernah sepi dari pengunjung karena pada saat itu belum ada mal lain di daerah ini yang bisa dijadikan tempat untuk sekedar nongkrong dan jalan-jalan. Sehingga adanya mal Malioboro ini menjadi angin segar bagi para warga pada saat itu. Hingga saat ini pun mal tersebut masih berdiri dengan tegaknya ditengah persaingan antar mal yang kini kian menjamur di kota Jogja.

Meski kini sangat banyak mal-mal baru di Jogja yang menyajikan berbagai fasilitas nan canggih dan modern namun Malioboro Mal seakan tidak pernah kehilangan pesonanya di tengah riuhnya jalanan Malioboro. Dan Malioboro Mal pun seiring perkembangan jaman juga selalu melakukan update akan failitas-fasilitasnya. Seperti misalnya fasilitas Wi-Fi atau jaringan internet gratis bagi para pengunjungnya yang diberlakukan sejak tahun 2007 lalu. Hal ini jugalah yang menjadi salah satu daya tarik bagi para pengunjung untuk betah dan berlama-lama nongkrong di mal yang satu ini. Lalu apa saja toko yang bisa anda temui di Mal Malioboro ini?

Lantai LG (Lower Ground)

Di Mal Malioboro ini anda akan disuguhi dengan berbagai toko yang terbaik dalam 5 lantai yakni Lantai LG, Lantai UG, Lantai 1, 2 dan 3. Di lantai yang pertama yaitu di lantai LG anda akan menjumpai banyak toko atau tenant yang meliputi Anjana Cafe, Baskin Robbins, Camera, Disc Tarra, Global Teleshop, Gramedia, Guardian, Hero Supermarket, Johnny Andrean Slon, Menteng Chef, Periplus, Solaria, Innovation Store dan yang menjadi ikon dari kota Jogja yakni Dagadu.

Lantai UG (Upper Ground)

Sementara untuk lantai UG di Mal Malioboro Jogja anda akan menjumpai toko-toko yang meliputi Bread Talk, Buccheri, Gosh, Guess Accesories, CKF, J.CO Donuts & Coffee, Hoka Hoka Bento, Julia Jewelry, Oke Shop, Planet Sports, Poshboy, rotteli, Samsung, Soeline, West Time, Hammer, Ille by Mangos, Le Sands, Lea, Optik Melawai, Optik Seis, Optik Tunggal, Lee Cooper dan yang tidak ketinggalan yaitu toko junk food yang paling ternama yakni Mc. Donalds.

Lantai I & Lantai II

Dan di lantai I di Malioboro Mall Yogyakarta ini anda akan menjumpai beberapa toko yang lain yang meliputi toko sandal Bata, C&F Perfumery, Crisia, DC Shoes, Es Teler 77, Fiordano, Exelso, Nautica, Polo, Salon Rudy, Kopi Luwak, Matahari department Store, Global, Wrangler, Sport Station dan Super Stars by Rumah Warna. Sementara di Lantai II anda akan menemui toko-toko seperti Beverly, Crocks, Hush Puppies, Oshkosh B’Gosh, Mie Nusantara, Kidz Station, Pizza hut, Planet Surf, The Little Things She Needs, The Athlete’s Foot, Matahari Department Store, Naughty, Planet Surf dan Reebok.

Lantai III

Dan di lantai III atau yang merupakan lantai teratas dari Mal Malioboro ini anda akan menjumpai sedikit saja toko, tidak sebanyak seperti lantai-lantai yang lain yakni hanya Arroy Mak-Mak, Ayam Goreng Fatmawati, Bakso Sen, Fun World, KFC, dan juga yang tidak ketinggalan Matahari Department Store. Toko-toko tersebut memang menjadi daya tarik bagi para pelanggan dan para wisatawan yang ingin berjalan-jalan. Dan jika anda bosan berkeliling di Mal pun anda masih bisa berjalan-jalan di sekitaran Mal Malioboro yang menyuguhkan suasana khas kota Jogja yang tidak bisa anda temukan di kota lain. Jangan khawatir kecapaian saat berjalan-jalan karena anda bisa menyewa sepeda motor Jogja untuk berjalan-jalan berkeliling Jogja.

Tips Tawar Menawar Mudah Saat Berbelanja Di Pasar Beringharjo

Tips Tawar Menawar Mudah Saat Berbelanja Di Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo merupakan salah satu pasar yang terletak di Jogjakarta yang sangat terkenal dengan harganya yang sangat murah meriah. Banyak sekali orang yang rela jauh-jauh datang ke pasar Beringharjo ini hanya untuk berbelanja barang-barang dengan harga yang miring. Banyak orang yang berasumsi bahwa di pasar yang satu ini anda bisa mendapatkan separo harga dari harga barang yang sama di pasar lain. Pasar Beringharjo ini juga menjadi salah satu daya tarik yang sangat kental dari kota Jogja. Bahkan banyak pecinta belanja yang mengidentikkan kota Pelajar tersebut dengan pasar Beringharjo.

Karena Pasar Beringharjo jogja merupakan pasar tradisional, maka yang harus anda tahu adalah bahwa di pasar ini anda harus melakukan tawar menawar untuk bisa mendapatkan harga yang disepakati oleh kedua belah pihak. Karena dalam sistem yang kebanyakan dipakai oleh pedagang di Pasar Beringharjo ini memang menaikkan harga untuk bisa mendapatkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya. Oleh karena itu jika anda ingin berbelanja di pasar ini anda harus pintar-pintar menawar harga agar bisa mendapatkan harga terbaik dan termurah. Lalu apa saja tips-tips agar anda bisa mendapatkan harga terbaik di pasar Beringharjo ini?

Beli Dengan Sistem Grosir

Tips yang pertama untuk bisa tawar menawar dan mendapatkan harga yang terbaik yaitu sebaiknya anda membeli barang di Pasar Beringharjo menggunakan sistem grosir. Dengan menggunakan sistem grosir maka anda akan bisa mendapatkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga eceran. Dan biasanya selisih harga antara harga grosir dengan harga eceran terpaut sangat jauh oleh sebab itu akan sangat menguntungkan jika anda berbelanja di pasar Beringharjo dengan sistem grosir.

Gunakan Bahasa Jawa

Dan tips yang berikutnya jika anda ingin mendapatkan harga murah saat berbelanja di pasar tradisional Beringharjo ini sebaiknya anda menggunakan bahasa Jawa saat berkomunikasi dengan para pedagang. Karena jika anda menggunakan Bahasa Indonesia tentu para pedagang tersebut akan berpikiran bahwa anda datang dari luar kota sehingga biasanya para pedagang justru menaikkan harga. Oleh karena itu jika anda menggunakan bahasa Jawa maka pada pedagang tersebut akan mengira anda orang Jawa asli dan tentunya sudah mengetahui tradisi tawar menawar di pasar Beringharjo ini sehingga para pedagang tidak akan mematok barang dagangannya dengan harga yang tinggi.

Datang Pada Sore Hari

Dan untuk tips yang selanjutnya saat berbelanja di pasar Beringharjo Yogyakarta ini adalah dengan berbelanja pada sore hari untuk bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Hal ini terjadi karena para pedagang memiliki target penjualan tertentu di setiap harinya yang mana target tersebut harus terpenuhi. Namun ada kalanya target tersebut tidak terpenuhi juga. Oleh karena itu jika anda berbelanja di sore hari akan terdapat kemungkinan bahwa terdapat pedagang yang belum mencapai target penjualannya. Dan dengan begitu otomatis pedagang tersebut akan menurunkan sedikit harganya agar penjualan hari itu dapat mencapai target yang telah ditentukan.

Namun sayangnya banyak orang yang tidak bisa menggunakan tips yang satu ini karena takut tidak bisa mendapatkan angkot untuk pulang ke hotel jika hari semakin malam. Namun jangan khawatir karena sekarang ini anda bisa menyewa sepeda motor di Jogja yang bisa anda gunakan untuk mondar-mandir dan berjalan-jalan tidak hanya di sekitaran pasar Beringharjo saja namun juga di sepanjang jalan Malioboro dan sekitarnya. Dengan menyewa motor di Jogja anda tidak akan lagi bingung mencari angkot atau kendaraan transportasi umum lainnya.

5 Daya Tarik Dan Keunikan Jalan Malioboro Jogja

Image 1

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan nama jalan Malioboro bukan? Ya. Malioboro merupakan salah satu nama jalan di daerah Yogyakarta yang sangat fenomenal. Mengapa jalan Malioboro menjadi sangat fenomenal? Hal tersebut karena di jalan Malioboro tersebut memiliki segudang keunikan yang tidak dimiliki oleh jalanan-jalanan lain di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Keunikan jalan Malioboro tersebut jugalah yang menjadi salah satu daya tarik dari kota Pelajar atau kota Gudeg tersebut. Lalu apa saja keunikan yang menjadi daya tarik dari jalan Malioboro tersebut? Berikut ulasannya.

Kuliner Malioboro

Keunikan jalan Malioboro yang pertama yaitu karena terdapat banyaknya kuliner di sepanjang jalan Malioboro yang akan memanjakan lidah anda dengan cita rasanya yang sangat khas. Di sepanjang jalanan Malioboro ini anda dapat menemui berbagai macam wisata kuliner yang tidak banyak dijual di kota lain. Kuliner kebanyakan yang dijual di pinggir-pinggir jalan Malioboro antara lain seperti wedang ronde, oseng-oseng mercon, bakso, mie ayam, pecel mie sambel, gado-gado, sate dan yang paling banyak yaitu warung gudeg. Jika anda tidak begitu menyukai makanan-makanan tradisional tersebut jangan khawatir karena anda juga bisa menemukan berbagai masakan modern di sudut-sudut jalan Malioboro.

Keramaian Malioboro

Dan hal kedua yang menjadi keunikan dari Malioboro ini adalah karena di setiap hari jalanan yang satu ini tidak pernah sepi pengunjung. Jalanan Malioboro ini selalu penuh dipadati dengan pengunjung dengan berbagai tujuan. Ada yang memang ingin berbelanja atau hanya sekedar berjalan-jalan menikmati suasana saja. Terlebih jika anda berkunjung di Malioboro ini pada hari libur tentu jalanan ini akan sangat penuh sampai-sampai membuat para pengunjung berhimpit-himpitan.

Pedagang Kaki Lima Malioboro

Hal ketiga yang menjadi keunikan dari kawasan Malioboro ini yaitu karena banyaknya pedagang kaki lima yang berjejer rapi memenuhi sepanjang jalanan Malioboro. Bahkan saking banyaknya pedagang kaki lima, anda tidak akan bisa menemukan sedikit celah lagi di jalanan yang masih sepi karena setiap jalanan telah terisi penuh. Pedagang kaki lima di Malioboro ini didominasi oleh pedagang pakaian namun banyak juga pedagang lainnya seperti pedagang aksesoris, souvenir, sandal, tas, jam tangan dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pesona Malam Malioboro

Keunikan yang keempat dari jalanan Malioboro Jogja ini adalah semakin malam, malioboro ini akan semakin ramai. Tidak hanya ramai oleh para pedagang yang belum juga menutup lapaknya. Namun suasana semakin diramaikan dengan adanya beberapa grup pengamen yang memainkan lagu-lagu dengan menggunakan alat musik tradisional seperti misalnya angklung yang dikombinasikan dengan berbagai macam alat musik lainnya yang semakin menambah riuhnya malam di Malioboro. Karena hal inilah banyak wisatawan yang penasaran dengan suasana malam di Malioboro sehingga banyak yang menyempatkan waktu untuk sekedar menikmati malam di Malioboro.

Andong-Andong Malioboro

Dan keunikan yang kelima dari Malioboro ini adalah karena adanya armada transportasi tradisional yang sangat menarik yang tidak banyak tersedia di tempat lain yaitu andong. Andong atau delman ini adalah kendaraan tradisional yang memang sengaja untuk dilestarikan agar kesan budaya dari kota Jogja tetap terjaga. Namun sayangnya untuk bisa menumpangi andong ini anda dipatok harga yang agak mahal yakni sekitar Rp. 100.000 per jalan. Oleh karena itu dibandingkan dengan menyewa andong, banyak para wisatawan yang lebih memilih untuk menggunakan sewa motor Jogja yang dinilai lebih efektif, efisien dan tentunya lebih ekonomis.